Update Status #9 : KIAT MEREDAM DENDAM

===============
Berikut adalah sejumlah kesadaran yang
dapat kita hadirkan dalam hati kita saat
seseorang telah berprilaku buruk kepada
kita, agar tidak ada dendam yang
berkembang dalam hati.
//

– Ingatlah bahwa perbuatan orang itu
kepada kita tidak keluar dari kehendak
Allah. Allah menginginkannya itu terjadi
dan ada hikmah dibalik itu.

– Ingatlah dosa-dosa kita. Karena tidaklah
keburukan menimpa kita melainkan karena
sebab dosa-dosa kita. Sibuklah dengan
tobat dan istighfar, dari pada sibuk
mencela dan mencari-cari cara untuk
membalasnya.

– Ingatlah pahala yang sungguh besar bagi
orang yang mau memaafkan dan bersabar.
“Barangsiapa yang memberi maaf dan
melakukan kebaikan, maka pahalanya di
sisi Allah.” (QS. Asy Syuuraa: 40)

– Ingatlah bahwa memaafkan dan berbuat
baik akan membuat hati kita bersih dari
keinginan-keinginan buruk, hasad dan
dendam. Dengan itu hati akan merasakan
kelezatan yang jauh lebih lezat dari
kelezatan melampiaskan dendam.

– Ingatlah bahwa dendam akan membuat
jiwa menjadi hina, sedangkan memaafkan
akan membuat jiwa menjadi mulia.
“Tidaklah Allah menambah kepada
seorang hamba dengan sikap memaafkan
melainkan kemuliaan” (HR Muslim)

– Ingatlah bahwa balasan yang kita akan
dapatkan sesuai dengan perbuatan yang
kita lakukan. Kita pun pasti pernah berbuat
zalam dan dosa. Jika kita memaafkan,
Allah pun akan memaafkan kita.

– Ingatlah bahwa menyibukkan diri dengan
dendam akan menghabiskan waktu dan
membuat hati menjadi tidak fokus.

Sehingga banyak hal-hal bermanfaat kita
lewatkan. Maka jangan sampai musibah
lebih besar menimpa kita.

– Ingatlah bahwa Rasulullah tidak pernah
sekali pun dendam karena urusan
pribadinya. Jika itu terjadi kepada orang
yang paling mulia, bagaimana dengan
kita?

– Ingatlah bahwa sabar adalah setengah
dari keimanan. Jika kita bersabar, maka
kita berarti sedang menjaga keimanan kita.

– Ingatlah bahwa dengan bersabar berarti
kita telah mengalahkan dan
mengendalikan jiwa kita. Karena jiwa yang
tidak dapat kita taklukan akan mengajak
kita pada kebinasaan.

– Ingatlah bahwa jika kita bersabar, maka
Allah pasti akan menolong kita.

– Ingatlah jika kita bersabar, maka itu akan
menjadi sebab orang yang telah berbuat
zalim kepada kita menyesal dengan
tindakannya, malu dan bisa jadi malah
mencintai kita, setelah sebelumnya
membenci kita. “Balaslah keburukan itu
dengan yang labih baik, maka tiba-tiba
orang yang tadinya antara kamu dan dia
ada permusukan, menjadi seolah-olah
seperti teman yang dekat.” (QS. Fushilat:
34)

– Ingatlah bisa jadi jika kita membalas
perbuatan buruknya kepada kita, hal itu
akan membuatnya semakin bertambah
buruk.

– Ingatlah bahwa orang yang biasa
mendendam, ia pasti akan terjerumus pada
kezaliman. Karena jiwa sulit untuk berbuat
adil.

– Ingatlah bahwa kesabaran itu akan
menjadi penggugur dosa kita atau
pengangkat derajat kita. Dan itu tidak akan
kita dapatkan jika kita tidak bersabar dan
melampiaskan dendam.

– Ingatlah bahwa sabar dan tidak
membalas adalah kebaikan yang akan
melahirkan kebaikan yang lain, dan
kebaikan itu akan melahirkan kebaikan lagi
dan begitu seterusnya.
Karena diantara
balasan kebaikan itu adalah kebaikan
berikutnya.

[Disarikan dari risalah “Qaa`idatun fish
shabri” Karya Syaikhul Islam Ibnu
Tamiyyah -rahimahullah-, “Jaami’ul
Masaa`il” vol. 1, hal. 177-181]
Ustadz Resa gunarsa, Lc.
Semoga bermanfaat 🙂

Iklan

2 thoughts on “Update Status #9 : KIAT MEREDAM DENDAM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s