MFF #16 : FLASHBACK

image
Dokumen Pribadi http://kinzihana.blogspot.ae

Lima belas tahun yang lalu.

Siang itu aku tiba-tiba terbangun di sebuah kamar berukuran raksasa, yang dinding-dindingnya terbuat dari kaca. Kamar yang terletak sangat tinggi, bagai di angkasa. Aku tak tahu itu dimana.

Pagi hari sebelum siang itu.

Aku seperti biasa pergi sekolah di sebuah Taman Kanak-kanak yang tak jauh dari rumah, seperti biasa, aku selalu diantar Mama.

Dua jam telah berlalu, kegiatan di sekolahku selesai. Aku sedang asyik mengobrol dengan Ibu Guru ketika ada Tante asing yang mengampiriku

“Angel, Siang ini Mama kamu nggak bisa jemput, Angel mau ya pulang sama Tante?” Tante asing menyapaku ramah.

“Nggak mau! Angel maunya dijemput sama Mama!” Aku merajuk.

Namun akhirnya hatiku luluh ketika Ibu Guru ikut membujukku dan meyakinkanku untuk pulang bersama Tante asing itu.

Tante asing itu ramah menggandengku, memapahku masuk ke mobilnya yang mewah.

“Angel jangan takut, ini Tante Anggi temen Mama Angel!” Suaranya lembut.

Aku diam. Tapi dalam hatiku aku percaya dengan keramahtamahannya. Mungkin Tante Anggi memang teman Mamaku.

“Angel mau coklat?” Sambil menyetir, matanya memicing memberikan kode pada sebungkus coklat.

Aku tak berkata sepatahpun, namun diam-diam kusambar sebungkus coklat favoritku.
Dengan malu-malu kukunyah bongkahan coklat yang menggairahkan itu. Hampir setengah bagian coklat itu telah kulahap habis. Mukaku belepotan. Cemong.

“Angel suka coklat?” Tanyanya masih dengan ramah.

“Suka se…” Belum sempat kuselesaikan kalimatku, tiba-tiba mataku berpendar, kepalaku pusing, dan pemandangan mendadak gelap. Aku tertidur untuk kemudian terbangun di suatu tempat yang tidak kuketahui. Ya, aku terbangun pada sebuah kamar dengan dinding yang terbuat dari kaca. Entahlah, rasanya walau tempat itu asing, tak ada Mama di sampingku, tapi aku tak ingin menangis.

Sore harinya.

“Angel sudah bangun? Angel laper?” Suara Tante itu lagi.

“Angel dimana?” Tanyaku polos.

“Angel tak perlu takut. Angel berada di rumah Tante. Tante adalah Mama Angel yang sebenarnya…” Suaranya menggantung

*

Selama belasan tahun aku tak pernah mengerti apa maksud dari semua kata-katanya tadi. Tapi setahun yang lalu, sebelum Tante Anggi meninggal karena penyakit anehnya, semuanya menjadi jelas, Tante Anggi adalah Mama kandungku. Mama yang melahirkanku. Seorang istri yang dikawin kontrak oleh Ayahku, karena istri sah Ayahku adalah seorang perempuan Mandul.

Dunia ini memang aneh, sama seperti malam ini, aku yang sedang terkulai lemas di atas ranjang, dan di sampingku uang ratusan juta berserakan. Sembilan bulan ke depan aku harus mengandung bayi pesanan.

Posted from WordPress for Android

Iklan

30 thoughts on “MFF #16 : FLASHBACK

  1. Kerennnnn… Kisah jendela yang berujung pada penyewaan rahim πŸ˜€
    Sebelumnya komen masukan mau bilang dulu sama Junior kalau saya adlh orang yang suka kasih komentar rese (sebutlah begitu) sama orang yang saya sadari memiliki kemampuan keren tetapi masih tersendat beberapa hal yg sedikit menganggu.. Jadi mau panggil saya sok tahu tak apa2 πŸ˜›
    Masukan saya:
    Dari awal pertama waktu si Aku menceritakan alasan dia berada di menara itu.. dia masih SD kan? kalau iya? masa anak SD bisa menceritakan sedetail itu?
    Perpindahan dari Si aku
    Aku tak tahu itu dimana.
    ke
    Pagi hari sebelum siang itu.
    kurang smooth.. kalau diganti dengan, seketika ingatan tentang siang tadi di dekolah kembali lagi. Aku sedang menunggu Mama menjemput ketika seorang perempuan seusia mama mendekatiku bla bla bala.. sampi ke cerita si tante itu..
    Terus endingnya udah dapat twist tetapi di sini kebanyakan tell..

    Yakin selama sebelas tahun ini si AKu nerima begitu saja? Dia dulukan masih SD pas diantar ke menara itu. Pasti dia akan nangis terus dan susahh diajak berkerja sama (coba culik anak SD dehh ) apalagi si tante tiba-tiba bilang aku ini Mama kamuu.. Kagetlah di anak ituu.. Initinya logika cerita ini agak mengganggu saya.
    nahhh sebagai penulis kita harus tahu watak dan psikologis tokoh certa kita dan memperhatikan logika.
    Yang lain udah kerenn dan tulisan Junior makin keren aja.. Sya yakin kalau terus menulis akan jadi keren banget karena Junior punya kekuatan di Diksi..
    Semangat
    PS: Maaf kepanjangan πŸ˜€

    1. Saya sllu semangat membaca komentar dan kritik yg panjang lebar, detail krn itu sangat membangun. Terimakasih atas koreksi2nya. Saya akan mencoba terus belajar πŸ˜‰

  2. Aku sebenarnya masih rada’ bingung bacanya :mrgreen:
    Di awal cerita disebutkan Aku terbangun di kamar kaca, lalu tiba-tiba setting berubah mendadak jadi “Pagi hari sebelum siang itu.”, mungkin perlu dikasih jeda saat pergantian setting itu. Misalnya tanda *.
    Kemudian, di menjelang akhir cerita si Aku tiba-tiba tertidur lagi. Apakah cokelat yang dia makan itu ada obat biusnya? (Pertanyaan yang ini sebenarnya cuma rasa penasaranku aja :mrgreen: )

    Ceritanya mantep. Ga kepikiran bisa punya ide Kawin Kontrak klo ngeliat gambarnya, hehe

    1. Awalnya itu si aku nyeritain kejadian masa lalunya waktu kecil. Entahlah FF ini mmg geje dan perlu dikemas ulang. terimakasih atas koreksinya πŸ™‚

  3. kalimat Kamar kaca itu nggak ada kelanjutannya kah? apakah itu jendela kaca yang jadi tema prompt? kayaknya biar lebih bagus ditambahin shownya yah, soalnya idenya keren dek Junior πŸ˜€

  4. Dunia ini memang aneh. Sudah tidak bisa terburai, siapa menikah dengan siapa. Siapa mengandung siapa. Siapa yang lahir sebagai anak siapa.

    Sama seperti malam ini. Aku sedang terkulai lemas di atas ranjang, dan di sampingku uang ratusan juta berserakan. Sembilan bulan ke depan aku harus mengandung bayi pesanan. Entah pesanan siapa.

    (Noichil yang suka membuat ending sendiri)

    Idenya bagus, Kak ^^

      1. Ahahaha… kalo mau ya gpp ^^
        Soalnya (menurutku) seperti ada yg kurang antara ‘dunia ini aneh’ dan kalimat selanjutnya ehehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s