Kenyataan Hidup

image

Gambar dari sini

“Mungkin aku butuh ini, agar aku bisa melupakan kenyataan hidup!”

Persis sama seperti malam-malam sebelumnya, lelaki itu selalu nyaman berbicara dengan dirinya sendiri. Setelah jeda yang begitu lama, lelaki itu
menghabiskan isi gelasnya dengan
sekali tegukan.

“Berapa yang harus aku bayar?” Katanya padaku.

“Seperti biasa Kang!” Jawabku singkat.

Lelaki itu sejurus merogoh sakunya dan menyodorkan sejumlah uang lusuh seperti biasa untuk kemudian bergegas pulang.

Sejujurnya banyak hal yang ingin kuutarakan padanya, tapi sudahlah, apa peduliku.

*
Tok tok.

Suara pintu di ketok tengah malam. Tinah bergegas bangun, sempoyongan menuju sumber suara,

“Dari mana saja kamu Mas? Kenapa pulang larut malam terus?”

Yang di tanya tak bersuara. Kemudian masuk rumah menuju kamar, tergeletak keletihan.

“Kenapa sekarang kamu berubah jadi seperti ini Mas? Kalau makanan di meja ndak pernah mas Yono makan, Tinah ndak masalah. Kalau kopi yang Tinah buat, ndak pernah mas minum, juga ndak masalah. Tapi Tinah ndak tahan kalau di diemin gini terus Mas!” Tinah mengutarakan isi hatinya sambil sesenggukan menitikan air mata sembari mengelus perutnya yang makin buncit.

*
Empat bulan yang lalu.

“Berdasarkan hasil tes laboratorium, Bapak Yono positif mandul…”

“Tapi dok, istri saya sekarang sedang hamil,”

untuk Monday Flash Fiction #20

Iklan

25 thoughts on “Kenyataan Hidup

  1. Ide ceritanya menarik. Twistnya lucu. He2. Tapi kok aku bingung sm cara sudut pandang (apa tuh namanya, PoV bkn?) nya ya? Rasanya krg pas aja. Kyknya lbh pas pake PoVnya org ke3 aja x ya? *komen sok tau* CMIIW aja deh. He2.

  2. Jangan begitu Yono, ada juga loh yg udah di vonis mandul, ternyata masih bisa punya anak *kun faya kun* lg ceramah di bulan puasa hihihi…

    “Tinah bergegas bangun, sempoyongan menuju sumber suara,” Kata sempoyongan mungkin bisa diganti dengan kata yang lebih pas kali ya dek Junior.. Soalnya artinya itu “terhuyung-huyung hendak jatuh” 😀

    Dan nggak nyangka endingnya, bolehlah idenya… 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s