Naik

“Mas, per bulan Januari, sewa kost naik 50ribu ya,” kata Ibu kost barusan setelah aku membayarkan biaya sewa rutin per awal bulan.-_-

*
Semua berawal dari harga BBM yang naik, biaya hidup naik, kebutuhan pokok naik, namun nilai tukar rupiah turun -_-, eh tapi aku ndak bahas detail masalah ini ya, biarlah para ahli ekonom yang bahas,

Nah, satu dari sekian banyak masalah yang timbul, yang paling fenomenal, bombastis, spektakuler adalah DEMO BURUH, MENUNTUT KENAIKAN UMK 3,7 juta yang digadangkan sejak beberapa bulan yang lalu. Ini baru demo, atau usulan, atau tuntutan, atau lain sebagainya.
Dan lagi, menurut pengamatanku (sok jadi pengamat), puncak aksi demonstrasi buruh, tentang tuntutan ini, puncaknya terjadi antara 28 Oktober – 1 November 2013.

28 Oktober, informasi tentang aksi mulai menyebar di lingkunganku, mungkin sebagian daerah lain beberapa sudah melakukan aksi

29 Oktober, semakin hangat diperbincangkan.

Kronologis

30 Oktober, Pagi hari, sekitar pukul 7.00 sampai 8.00 atmosfir demonstrasi di kawasan industri (khususnya KIIC karawang) mulai terasa.

Benar saja, hari itu 30 Oktober, aku kebagian jadwal shift 3, yang mulai kerja pukul 00.30 dini hari s.d 7.40. Begini sedikit ganbaran kronologis yang kusaksikan langsung dengan mata kepala sendiri,

7.50 keluar gedung, untuk mengantri jatah breakfast di pabrik, terlihat di jalanan kawasan, satu dua buruh dengan seragam serikat pekerja. Entahlah, karena mengantuk, kuputuskan tak jadi mengantri breakfast, cukup mengambil roti dan telur, menuju mushola dan tiduran sebentar. Dari dalam mushola, terdengar konvoi kendaraan, berdebam suara motor eh? Motor menderu kali ya, saling sahutan, namun kuabaikan.

Setengah jam tertidur, 8.30 bangun dan menuju parkiran, terlihat ramai sesak, para buruh memenuhi jalanan, lengkap dengan atribut, seragam, umbul-umbul, dlsb. Aku tak peduli,

Aku berjalan menuju parkiran motor, langsung men starter, sejurus ingin segera pulang. Alangkah terkejutnya ketika kusaksikan, pintu gerbang ramai sesak para teman satu pabrik dan buruh dari pabrik lain, bertengger di motor masing-masing (persiapan demo-red).
Sungguh sial, tak ada jalan untuk menerobos, sabar menunggu, setengah jam berlalu, tak ada tanda pergerakan, malah justru semakin ramai, lalu lalang buruh dari pabrik lainnya lagi. Sejam kemudian, justru kian berjubel, tumpah ruah menjadi satu. Ya Tuhan, berharap aku bisa segera pulang -_-.

“Oke! Semuanya, kita siap memutari kawasan KIIC, hari ini tidak ada produksi, semua pabrik stop produksi, kita satroni satu persatu, suruh mereka berhenti! Hidup buruh!”

“HIDUP BURUH!!”

“Oke, dan tujuan terakhir kita adalah kantor DPRD Karawang!”

“Dan…”

Apaan tuh?

Gila, entah provokasi datang darimana, segerombolan buruh dari pabrik lain, merangsek masuk, merusak pagar pembatas PT. Y, (Notabene, pabrik tempat kerjaku) sambil meneriaki “Hari ini tak ada produksi!”

Loh kok aku jadi deg-degan? Alih-alih ikutan, justru aku takut beraksi. Aku memang pengecut. Bukan, aku malas dengan aksi anarki, kekerasan. Justru saat itu adalah kesempatan, ada peluang jalan untuk pulang. Maaf, aku sungguh lelah setelah semalaman bekerja. Akupun melewatkan momen apa yang terjadi kemudian.

*
1 November 2013, pagi tadi, waktu kerja berakhir satu jam lebih awal. (Alhamdulillah,) untuk menghindari kemungkinan buruk katanya.
Hari ini, demonstran melakukan aksi damai di lapangan KIIC, pun katanya, diselingi acara hiburan dangdutan.

*
Dan hei, sebelum meluber kemana-mana, “loh kok ceritanya jadi begini?” (Persetan dengan judul ya!)
Entahlah, maafkan aku yang mengumbar omong kosong pada tulisan ini.

**Kembali pada masalah kenaikan tarif sewa kost, apa mungkin ibu kost juga mengikuti perkembangan berita tentang demo buruh? Terus, emangnya udah deal yah UMK naik 3,7 juta?
Tadi sih, sempet baca berita, Gubernur DKI Jakarta telah menandatangani kesepakatan kenaikan UMK sebesar 2,4 juta. Nah loh? 2.4 juta,bukan 3,7 juta. -_-
Ada baiknya anda mengecek sendiri isi beritanya biar tulisan ini bukan menjadi semacam provokasi.

Baiklah, semoga awal tahun kenaikan UMK benar terjadi.

Akan tetapi, kalau kebutuhan dan biaya hidup juga naik lagi, sama saja bohong dong yah?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s