Syndrom X

“Bayi siapa ini Las?”

Hanya karena mencuri singkong tetangga,
suamiku di bui selama sebelas tahun.
Suamiku diadili tepat di saat aku melahirkan
seorang bayi.

Kami keluarga kecil miskin. Jangankan televisi, untuk penerangan saja,
kami memakai ‘teplok’.
Sepeninggal suamiku, hidupku
serabutan, jadi tukang cuci pun kujalani, demi
hidup. Tak sempat kuperhatikan perkembangan anakku
“Syukur, tumbuh besar Nak!
Maafkan ibu bapakmu tak bisa
menghidupimu dengan layak” Batinku.

“Syukur, kau sakit nak? Benarkah kata
bidan di Posyandu dulu? Kau terkena
penyakit langka itu?” Tanyaku pada bayi
berumur sebelas tahun.
**
“Bayi siapa ini Las?” Tanya suamiku yang
baru pulang.
“Itu Syukur, anakmu Mas…”
___
diikutsertakan #FF100kata

Iklan

4 thoughts on “Syndrom X

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s