Aku Benci Ayah

Aku selalu membenci Ayahku, dia selalu melarangku tentang apapun yang akan kulakukan, membatasi kesenanganku, melarangku ini itu.

Mau kemana kamu malem-malem gini hah? Masuk kamar!

Mau jadi apa kamu? Pulang terlambat terus?

Hingga aku hafal betul semua ocehannya.

“Ayah kamu perhatian banget Vi, mau deh punya cowok yang perhatian kayak ayah kamu.” Respon Nina waktu aku cerita padanya.

“Dih, emang cowok-cowok yang kamu pacarin gak ada yang perhatian? Ya udah ambil aja, ayahku buat kamu” Jawabku ketus.

“Serius Vi, aku mau…”
*
Sungguh mengejutkan, Ayahku jatuh cinta pada pandangan pertama saat kuajak Nina ke rumah. Perhatian yang dulu buatku telah Nina rampas, dia bukan lagi temanku, dia akan jadi Ibu tiriku.

Uh, apa aku menyesal?

diikutsertakan untuk #FF100kata

Iklan

5 thoughts on “Aku Benci Ayah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s