25 Januari

mff

Iklan

“Al, bilangin anak-anak besok kita kumpul seperti biasa“

“Jam berapa Ka, dalam rangka apa?“

“Jam 1 siang gimana? Ya pengen kumpul aja“

“Ok. Nanti aku conversation di BBM ya“

**
“Halo semua, Kaka ngajakin kita kumpul besok“ Sapa Al

“Iya. Kumpul ya, Sabtu jam 1 siang“ Jelasku

“Sabtu? Duh, gue masuk kerja“ Tulis Mel

“Akika juga mau ke kantor polisi, ada urusan“ Tulis Tan

Ah sepertinya rencana gagal. Dengan malas kututup obrolan tadi.
**
Keesokan harinya.

Uh. Hari ini sungguh libur yang membosankan, tanpa acara kumpul bareng teman-teman.
Aku sungguh butuh hiburan. Setelah mandi pagi, lanjut sarapan, kuputuskan pacu motor sekadar jalan-jalan tanpa arah dan tujuan.

Melantunkan lamunan sepanjang perjalanan, hingga tak sadar sampai perempatan. Sial aku tak sadar lampu nyala merah, aku terus terobos jalan.

“Priiit“

Aku gelagapan ketika Polisi membunyikan peluit tanda aku kena tilang.

“Selamat siang Pak, bisa tunjukkan surat-suratnya?“
**
Terseret. Aku digiring menuju pos polisi untuk mempertanggungjawabkan segala pasal pelanggaran.

Tiba-tiba, segerombolan teriakkan mengagetkanku

“Kaka??? Kena tilang juga?“

“Tan, Mel, Al? Kalian ngapain di sini?“

“Selamat ulang tahun Kaka, hari ini 25 Januari kan?“ Sambil menjabat tanganku bergantian.

Jadi mereka memang bersekongkol menolak ajakan kumpul karena berniat memberiku surprise. Tapi kenapa ke tilang berjamaah ya?


“Ditulis Dalam rangka memeriahkan ulang tahun Monday Flash Fiction yang pertama“

28 thoughts on “25 Januari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s