Perempuan Misterius

Di Desaku yang terletak.di pedalaman, jalanan malam gelap gulita. Tak ada listrik. Temaram lampu minyak menerangi rumahku.

Apa kau tahu? Setiap malam Jumat terakhir, tepat pukul 00:00 jika kau beruntung, kau akan melihat sosok perempuan cantik misterius yang berkeliling dengan membawa lentera, dan dia juga menebar bunga kertas yang bercahaya. Entahlah, begitu kata sesepuh desaku.

“Takhayul, jangan percaya itu Le” Kata Nenekku suatu hari ketika aku bertanya

Malam ini Jumat terakhir di bulan Maret. Aku tafakur di serambi. Benarkah cerita sesepuh tentang perempuan itu? Rasa penasaran berkecamuk di dada. Betapa beruntungnya pemuda jomblo sepertiku dapat melihat sosok perempuan cantik, apalagi kalau dia mau jadi istriku.

Bulat tekadku untuk menguji nyali, apakah benar cerita itu.

Jam 23:59, semenit menuju 00:00 tepat.

Teng!
Jam 00:00. Kulongok jendela, hawa dingin menyeruak dari semilir angin malam.

Nampak cahaya lentera kecil berpendar dari kejauhan. Mataku memicing. O, ya sesosok perempuan cantik dengan gaun seputih kertas melintas anggun.

Diam-diam kuikuti dia.

Perempuan itu terus berjalan tanpa curiga sembari menjatuhkan sesuatu. Kupungut benda yang dia jatuhkan. Sepertinya dia sengaja menjatuhkannya: Bunga-bunga yang terbuat dari kertas.

Belok kanan, masuk gang sempit, ke kiri, kanan lagi…

Kemudian buntu?

Aku gelagapan, karena perempuan itu balik badan menatapku tajam.

“Mm-maf, anu”

“Ya, ada yang bisa saya bantu anak muda?” Katanya ramah

“Oh, m-maaf, sepertinya saya lupa jalan pulang, per….” Belum selesai kukatakan permisi tiba-tiba saja tempatku berpijak nampak seperti di luar angkasa.

Aku seperti berpijak di atas genangan air tapi aku tak terperosok. Seketika tubuhku terasa kaku. Apa yang terjadi padaku?

Perempuan itu bergeming, kuperhatikan bibirnya meracau cepat bak merapal mantra.

“Hai anak muda, terimakasih kau telah mengikutiku, seratus tahun aku menyusuri desa ini tapi tak ada yang berminat mengikutiku. Kaulah jodohku!” Katanya lembut

“Maksudmu?”

“Ya, hanya kau yang bisa melihatku, itu berati kau adalah jodohku. Marilah mendekat padaku”

Tubuhku tergerak bagaikan besi tertarik magnet.

Jarak kami semakin dekat, bahkan sangat dekat. Hingga dengan tiba-tiba bibirnya mendarat di bibirku. Tubuhku kini terasa ringan. Sepuluh menit bibirnya menari lembut di bibirku hingga kemudian dia melepasnya, seketika itu juga wajahnya luruh menjadi serpihan bunga kertas yang beterbangan, hingga lenyap sosoknya, begitu juga denganku.

Iklan

5 thoughts on “Perempuan Misterius

    1. Makasih apresiasinya Mbak Na. komennya bikin bibir bergetar *senyum2sendiri. Tapi… tanda baca dan kerapihan tulisan sepertinya belum ya ? 😉 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s