Oedipus Complex


Aku mencintai ibuku. Lebih dari siapapun. Tak terkecuali ayahku sekalipun.

Aku benci ayahku. Dia selalu memaksa ibuku bercinta tiap malam.

Membuat ranjang berderit hebat. Aku tahu ibuku sangat kelelahan setiap pulang kerja. Iya, ibuku yang yang membanting tulang, sementara ayahku pengangguran.

“Ayolah, Sayang. Aku sudah tak tahan!” bujuk ayahku pada suatu malam.

“Maaf, tapi aku cape sekali, Pak!”

“Ayolah, dosa loh menolak ajakan suamimu. Ini kewajiban.” lanjut Ayah, mungkin sambil memijit punggung ibuku.

“Baiklah.”

Suara itu terdengar jelas dari kamarku yang persis bersebelahan.

Kemudian desahan kenikmatan ayahku terdengar. Aku benci desahannya itu. Sungguh. Menjijikan.

“Sudah… Aduh… Pak… Perih… Ah…”

Mendengar suara ibuku merintih, aku kalap. Kugedor kamar mereka. Tak dibukakan, kudobrak saja.

Tampak kedua orang tuaku telanjang, dengan posisi Ayah menindih ibuku.

Mereka terkejut dengan kehadiranku.

Tak perlu berpikir lama, kuseret Ayah, tubuhnya berdebam menghantam tembok.

“Ada apa, Nak? Jangan! Itu Bapakmu.” ibuku mengiba.

Tak kuhiraukan.

Kutikam dada Ayah tepat di jantungnya. Ayah mati.

Hahaha! Aku kesetanan.

Ibuku ketakutan.
Kudekap punggungnya, “Bu, aku sayang ibu! Tak ada orang lain yang boleh menyakitimu. Di kehidupan seribu tahun yang lalu, kau adalah kekasihku, aku sayang Ibu!” aku meracau. Nafasku memburu.

Diikutsertakan untuk #ff2in1 @nulisbuku dan @tiket #TiketBaliGratis

Tema: 1000 tahun lamanya.

Iklan

6 thoughts on “Oedipus Complex

  1. Kece. Namun akan lebih kece kalau di awal cerita dijelaskan sedikit tentang ‘aku’ yang sangat mencintai ibunya, mungkin ending bisa lebih kelihatan enggak maksa. :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s