Aku Sayang Kamu

“Halo, Sayang, ada apa?”

“Aku kangen, Mas.”

“Iya, Mas juga kangen kamu, Sayang. Sudah ya, Mas lagi banyak meeting, nanti kutelepon lagi.”

“Anak-anak ju…”

Tut tut tut.

**

“Halo, maaf, Mas pulang telat, Sayang.”

“Tak apa,”ada tanya yang kugantung.

Love you, Sayang!”

“Jaga…”

Tut tut tut.

**

“Pagi. Sayang, hari ini, Mas ada kunjungan mendadak. Berangkat dulu ya!”

“Nggak sarapan du…”

“Maaf, Mas buru-buru, nanti saja sarapan di kantin kantor.”

“Hati…”

**

Kenapa, Mas? Belakangan ini ada yang aneh darimu. Tentang obrolan yang singkat saat kutelepon, sering ingkar saat kaujanji telepon balik.

Sarapan pagi yang terhidang tak kausentuh sedikit pun.

Mas, apa aku ada salah?

Aku minta maaf.

Maaf, Mas, kemarin saat larut malam kautertidur, ada panggilan. Kuangkat.

Sayang, selamat beristirahat.

Begitu manis dan lembut suara perempuan di ujung sana. Kuakhiri tanpa jawab. Dadaku berdebar. Perih. Nelangsa.

Kuharap itu salah sambung.

Pagi tadi, saat kaumandi, ada pesan singkat yang tak sengaja kubaca.

Ceraikan istrimu secepatnya.

Aku bingung, nyaris limbung.

Aku tak berani bertanya padamu tentang itu, tapi aku percaya padamu. Aku tahu kaudulu sangat menyayangiku. Kauingat janji akan menua bersamaku?

Satu hal yang belum sempat kukabarkan, berharap bisa menjadi kado ulang tahun pernikahan kita: ada malaikat di perutku, Mas!

Aku sayang kamu, Mas.


Lirik inspirasi:

Lie to me
I promise I’ll believe
Lie to me
But please don’t leave, don’t leave

Untuk Prompt #75 MFF
*201 kata

Iklan

18 thoughts on “Aku Sayang Kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s