Kasih Tak Sampai

“Permisi, benar kediaman bapak Supardiantara?”
“Ya, silakan masuk…”
“Silakan duduk…”
“Ada perlu apa?”
Sebelum mengutarakan maksud sebenarnya, keringat dingin dari tubuhku mengucur.
**
Umurku menginjak 17, tapi belum tahu seperti apa sosok Bapak kandungku.
“Tak usahlah kau cari tahu siapa Bapakmu. Dia orang baik…” kata ibu suatu ketika.
Aku sangsi dengan perkataan ibuku. Orang baik? Kenapa meninggalkan kami?
Bulat tekadku mencari Bapak, berbekal informasi Bibik.

Perum Green Garden Blok E1 No.91

Tepat! Berbulan kucari alamatnya, akhirnya kutemukan.
Kumantapkan hati, mengetuk pintu.
Pria plontos berjubah, membukakan pintu.
**
“Maaf, di antara kami tidak pernah terjadi pernikahan, karena biksu tak boleh melakukannya.”

Iklan

2 thoughts on “Kasih Tak Sampai

  1. Oh, jadi yang dicari oleh seseorang berumur 17 tahun itu adalah Biksu yang mungkin (Bapaknya dia), hehee karena saya kurang faham jalan cerita sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s