#FFRABU- Keluarga Boni

Sepulangnya kami dari komplek perumahan elit di kota Karawang, Boni, adikku kegirangan menimang-nimang sobekan majalah yang dipungutnya dari bak sampah.

Sesekali, tampak kembang senyum di bibirnya.

“Lihat apaan, Bon? Serius amat!”
Kuacak anak rambutnya.

Boni, sigap menyembunyikannya.
“Pengen tauuuu ajah!”

Gemas, kugelitikinya.
“Ampun kak, hahahaha.”
Boni berontak. Kegelian.

Kertas digenggamannya, terlepas.
Kusambar seketika.

Kupandanginya seksama; poster shampo KINCLONG.

“Kembalikan, Kak!” Rampasnya dariku.

Beringsut, balik badan.

“Ini Ibu, Bapak, Kakak, Boni!” selorohnya.

Mataku berkaca-kaca.

“Boni, kangen Bapak, sama Ibu?”
“Iya, tapi… mereka, kan, sudah mati.”

Boni menunduk, murung.

Kurangkulnya. Erat.

“Tapi, Boni, kan, masih punya, Kakak, ” ucapnya seraya menghapus air mataku.

Iklan

8 thoughts on “#FFRABU- Keluarga Boni

    1. Mungkin shampo lifeb**y yang gambarnya satu keluarga, Mas. πŸ˜€
      Masih banyak ada kesalahan penulisan tanda baca untuk dialog, Jun. Pun banyak yang kurang spasi di pergantian kalimat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s