Jalan Satu-satunya

#FF100kata berikut kuikutsertakan dalam audisi #MFFIdol2 dengan tema “PRESTIGE”

—-

Hari ini rapor kenaikan kelas dibagi. Semua teman sekelasku sudah tahu mereka naik kelas 6. 
Pukul 13.00, kulihat jam dinding di ruang Kepsek dari jendela. Sepi. 
Kuberanikan diri menghadap Kepsek. 

“Permisi, Pak” 
“Ya Min, ada apa?” 
“Rapor saya bisa diambil, Pak?” 

“Kamu tahu peraturan sekolah?” 

“Ya Pak, tapi Ibu belum ada uang untuk melunasi SPPku.” 
“Lalu?” 
“Bapak Kepsek tak bisa membantu keponakanmu ini?” 
Dia menggeleng. 

“Apapun yang Bapak minta, akan aku lakukan.” 
Aku coba bernegosiasi. Aku pasrah. Aku hanya ingin raporku 

Ruang Kepsek lengang…

“Baik, ayo! Lakukan sekarang!” katanya. 

Kubuka ritsleting celananya dan kukulum batang yang menjuntai di selangkangannya. 
Inilah jalan satu-satunya.

Iklan

6 thoughts on “Jalan Satu-satunya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s